Berikut ini delapan manfaat bawang putih selain untuk kolesterol tinggi, dikutip dari BBC Internasional, Selasa (14/5/2024).
1. Berkhasiat sebagai obat
Bawang putih memiliki senyawa allicin yang dikenal memiliki sifat antimikroba, antijamur, dan antiradang. Allicin juga telah terbukti memiliki efek positif dalam mengurangi tekanan darah dan risiko penyakit jantung.
Namun, allicin rentan terhadap panas, sehingga memasak bawang putih dalam suhu tinggi dapat mengurangi khasiatnya. Lebih baik menambahkan bawang putih di akhir proses memasak untuk mempertahankan manfaatnya.
3. Mengelola tekanan darah
Bawang putih telah lama dikenal memiliki efek positif dalam menurunkan tekanan darah. Allicin dan senyawa lain dalam bawang putih dapat membantu melebarkan pembuluh darah, sehingga mengurangi tekanan darah secara keseluruhan.
4. Memiliki sifat antikanker
Senyawa dalam bawang putih, terutama senyawa belerang, dapat memiliki efek antikanker. Mereka diyakini dapat menghambat pertumbuhan sel kanker dan pembentukan tumor. Meskipun demikian, bukti ilmiah masih terbatas, dan diperlukan penelitian lebih lanjut untuk mengonfirmasi efek ini.
5. Antimikroba dan antijamur
Bawang putih telah digunakan secara luas sebagai pengobatan tradisional untuk infeksi karena sifat antimikroba dan antijamurnya. Allicin, senyawa utama dalam bawang putih, memiliki kemampuan untuk melawan berbagai jenis bakteri, virus, dan jamur.
6. Mendukung kesehatan tulang
Beberapa penelitian pada hewan menunjukkan bawang putih dapat membantu mencegah keropos tulang dengan meningkatkan kadar estrogen. Namun, efek ini masih perlu dipelajari lebih lanjut pada manusia.
7. Melindungi dari flu
Bawang putih telah lama digunakan sebagai pengobatan tradisional untuk flu dan pilek. Sifat antivirusnya dapat membantu mencegah infeksi virus pernapasan dan mengurangi gejalanya.
8. Melindungi otak
Bawang putih diklaim mengandung senyawa yang dapat membantu melindungi otak dari penurunan kognitif yang terkait dengan penuaan, termasuk juga mengurangi risiko terkena penyakit, seperti alzheimer dan demensia.
Senyawa dalam bawang putih, terutama senyawa belerang, dapat memiliki efek antikanker. Mereka diyakini dapat menghambat pertumbuhan sel kanker dan pembentukan tumor. Meskipun demikian, bukti ilmiah masih terbatas, dan diperlukan penelitian lebih lanjut untuk mengonfirmasi efek ini.
5. Antimikroba dan antijamur
Bawang putih telah digunakan secara luas sebagai pengobatan tradisional untuk infeksi karena sifat antimikroba dan antijamurnya. Allicin, senyawa utama dalam bawang putih, memiliki kemampuan untuk melawan berbagai jenis bakteri, virus, dan jamur.
6. Mendukung kesehatan tulang
Beberapa penelitian pada hewan menunjukkan bawang putih dapat membantu mencegah keropos tulang dengan meningkatkan kadar estrogen. Namun, efek ini masih perlu dipelajari lebih lanjut pada manusia.(ang/net)

